Arak arakan Trusmi Jadi termegah Di tahun ini

Posted on

Arak arakan itu yang sering menjadi sebutan para masyarakat di daerah sekitaran Plered, acara ini diawali denga anak anak muda yang mengendarai kuda hingga kawasan Buyut Trusmi. Mereka bolak balik dari sepanjang jalan, dengan tak jarang ada balapan disana. Anggapan masyarakat bahwa tiap tahun kegiatan budaya ini memakan korban.

Seekor kuda terpaksa disembelih di lokasi setelah kuda ini kritis akibat tabrakan dengan sesama kuda pada tahun lalu. “Saya lihat kudanya tabrakan dengan sesama kuda. Lalu kudanya jatuh dan kepalanya menimpa trotoar dengan keras, 10 menit kuda itu kejang-kejang dan kritis, lalu pemiliknya terpaksa menyembelih di lokasi karena memang tidak mungkin bisa sembuh lagi. Sementara joki kuda dilarikan ke RS Mitra Plumbon,” ujar salah satu warga Desa Panembahan sekaligusa saksi mata dari penyembelihan kuda tersebut, Isnani pada acara arak arakan tahun lalu.

selanjutnya setelah itu, dimulailah arak-arakan para abdi dalem yang akan membawa berbagai benda pusaka seperti ilalang yang digunakan untuk atap bangunan di Buyut Trusmi. Puluhan abdi dalem ini tampak larut, bau kemenyan pun menyeruak ke mana-mana.

Turut juga Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cirebon, H Suhartono mengatakan, bertahun-tahun digelar sebagai salah satu kegiatan budaya yang terbesar dari Kabupaten Cirebon karena mampu menyedot perhatian ribuan warga, namun pihaknya tidak bisa memasukkan memayu Trusmi ke dalam kalender pariwisata nasional atau Sapta Pesona. “Karena temanya masih acak, tidak fokus ke salah satu tema,” kata Suhartono.

Apalagi, tiap tahunnya agenda budaya memayu Trusmi ini dinilai membahayakan penonton, salah satunya karena ada atraksi berkuda. “Jadi, ada beberapa kriteria yang membuat memayu Trusmi tidak bisa kami masukkan ke dalam agenda kalender pariwisata nasional, meskipun menyedot perhatian ribuan banyak oran,” katanya.

Menurutnya, bisa saja agenda budaya ini masuk ke even kalender pariwisata nasional, jika pihak panitia bersedia mengubah beberapa kegiatan. Namun, kawasan Trusmi sendiri saat ini sedang dilakukan pengkajian oleh tim konsultan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *