IKM Terima 187 Sertifikat dari Disperdagin

Posted on

 

CIREBON-Para pelaku IKM peroleh sertifikat gratis dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon di ruang Nyi Mas Gandasari, Kamis (27/12). Ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing melalui sertifikat, standarisasi dan kemasan produk industri kecil menengah (IKM) olahan di Kabupaten Cirebon, dan juga untuk melindungi hasil kreativitas dan inovasi pelaku IKM rotan dan motif batik.

Fasilitas pemberian sertifkat secara gratis pada tahun 2018 ditunjukan kepada 187 IKM. Yakni 60 IKM olahan pangan sertifikat halal, PIRT 80 IKM, HKI desain rotan 5 IKM, HKI motif batik Cirebon 10, 30 IKM pangan fasilitasi kemasan, serta SNI garam konsumsi yodium ada dua IKM.

“Fasilitasi pemberian sertifikat kepada para pelaku IKM ini diharapkan dapat meningkatkan nilai jual produk, meningkatkan akses pasar produk, meningkatkan pendapatan pelaku IKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon,”tutur Deni yang didampingi pula Kepala Bidang Perindustrian Hj Endang Sri Pujiastuti SSi MSi.

Hanya produk yang berkualitas dan berstandarlah yang akan dipilih konsumen menurutnya. Hal ini harus disadari oleh pelaku industri kecil dan menengah (IKM) agar produknya dapat bersaing dan bertahan dipasaran. “Ini juga untuk menyiapkan dan menjadikan Kabupaten Cirebon menjadi Kabupaten halal,”ujarnya.

Pj Bupati Cirebon DR Ir H Dicky Saromi melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs H Harry Safari M MM mengatakan, perkembangan globalisasi dunia dan dinamika pembangunan saat ini sangatlah cepat akibat adanya dukungan teknologi informasi pada berbagai sektor usaha.

“Perkembangan ini tentunya menimbulkan peluang dan ancaman bagi masyarakat maupun IKM. Bagi masyarakat, banyak produk akan memberikan penawaran harga yang kompetitif dan berkualitas bagi IKM. Disamping memberikan peluang untuk ekspansi usaha, juga harus menumbuhkan persaingan yang harus diantisipasi agar terus dapat memasarkan produknya,” terangnya.

Ditambahkannya, di Kabupaten Cirebon fasilitasi sertifikat bagi IKM ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk dan mempeluas akses pasar. “Selain itu, kita harus membuka kesadaran kepada masyarakat untuk dapat mengkonsumsi makanan yang halal. Konsumsi makanan halal berdampak pada kesehatan dan perilaku masyarakat, kesejahateraan IKM, masyarakat Kabupaten Cirebon pada umumnya,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *